Doa Qunut Subuh Menurut Imam Syafi'i Hukumnya at Doa

.

Doa Qunut Subuh Menurut Imam Syafi'i Hukumnya. Hukumnya adalah sunnah ab’adh, sama seperti duduk di antara tahiyyatul awwal. Pertama, pendapat yang ashah yang masyhur adalah apabila kaum muslimin di timpa bencana maka qunut nazilah, jika tidak maka tidak ada qunut pada shalat maktubah selain shalat shubuh.

Doa Qunut subuh beserta artinya Pena Santri
Doa Qunut subuh beserta artinya Pena Santri from www.penasantri.com

Pertama, imam abu hanifah menyimpulkan bahwa qunut itu tidak ada karena sebelumnya nabi tidak berdoa qunut dan menghentikannya setelah turun surat ali imran ayat 128. Sedangkan doa qunut pada sholat subuh adalah sunnat muakkad menurut imam maliki dan imam syafi'i. Dijelaskan uas, menurut madzhab syafi'i, membaca doa qunut hukumnya sunnah ab'adl, sehingga jika lupa melakukannya maka untuk menyempurnakan sholat harus menambahkan sujud sahwi.

Doa Qunut subuh beserta artinya Pena Santri

Oleh karena itu, jika tidak membaca doa qunut saat sholat subuh, maka sholatnya tetap sah. Membaca doa qunut adalah sunnah hukumnya dalam shalat subuh itu, baik pada ketika turunnya bala atau tidak. Sedangkan menurut syafi’iyyah, hukumnya sunah ab’adl (jika lupa atau tertinggal sunah sujud sahwi). Ustadz abdul somad (uas) menjelaskan perkara ini menurut madzhab syafi'i, salah satu madzhab fikih yang banyak dipakai masyarakat indonesia.